Meniru Master Khath Internasional di Denanyar, Dua Utusan Sidogiri Juara
SANTRI Pondok Pesantren Sidogiri (PPS)kembali mengukir prestasi. Kali ini dalam lomba kaligrafi se-Jatim yang diadakan Sekolah Kaligrafi Al-Quran (SAKAL) PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang, sebuah sekolah yang difokuskan untuk mencetak ahli kaligrafi (khattath) handal. Sekolah ini baru didirikan pada 2009 lalu.
Dalam lomba yang dihelat hari Selasa (26/05) itu PPS mengutus M. Alfan Salim dan M. Azkiya’. Dari ±30 peserta yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, dua utusan PPS itu berhasil menggondol gelar juara. Alfan juara pertama dan Azkiya’ juara harapan I.
Ada yang berbeda dalam lomba kaligrafi yang dilangsungkan di Aula SAKAL itu. Jika biasanya peserta diberi kebebasan dalam berkarya, pada lomba ini peserta diharuskan meniru karya seorang master khath internasional dengan durasi waktu hanya 4 jam. Hal itu bertujuan agar peserta dapat mengenal lebih dalam karakter para master khath internasional. Tingkat kesulitannya bertambah karena penilaian dititikberatkan pada ketepatan hasil karya peserta dalam meniru karya sang master. Karya yang diambil adalah karya Muhammad Syauqi, master khath yang dikenal memiliki gaya baru yang lebih sempurna dan lebih detail pada khat tsuluts mahbuk dan khat nasakh karena sangat teliti dalam mengatur keseimbangan dan komposisi syakal.
Menurut Nasirul Haq, pembina dua utusan PPS, karya Muhammad Syauqi memang cenderung memiliki tingkat kesulitan yang lebih. “Kaligrafi aliran Muhammad Syauqi memang lebih sulit dan terkesan lebih tegas karena karakternya yang berbeda dengan yang lain,” ungkapnya.[]
