Prestasi di Tazkia, Tembus INCIEF Malaysia
HAmpir setiap tahun sejak 2006 lalu, Sidogiri mengirimkan beberapa santrinya untuk mengikuti tes guna mendapat beasiswa kuliah di STEI Tazkia. Dan hampir seluruh utusan itu lulus dan kini telah melanjutkan studinya di sana.
Pada Oktober 2009 ini, generasi pertama dari mereka telah diwisuda. Mahbubi Ali, Lutfillah, Fatihuddin, Abdussalam, dan Ilham Wahyudi telah menyelesaikan studi mereka di sana. Berbagai prestasi telah mereka peroleh dalam berbagai bidang. kini, salah satu dari mereka telah diterima untuk melanjutkan studi masternya di The International Centre for Education in Islamic Finance (INCEIF) Malaysia.
Adalah Mahbubi Ali, lulusan Aliyah tahun 2006 yang berhasil melalui berbagai proses tes guna meraih beasiswa itu. Mahbubi mendapatkan panggilan via e-mail 4 hari sebelum dia diwisuda. Setelah sebelumnya mengikuti proses writtend test dan interview test oleh INCEIF yang bertempat di Hotel Sahid Jakarta. “Alhamdulillah, semoga ini bisa bermanfaat bagi semua,” ujar Mahbubi.
Beasiswa itu hanya diberikan kepada 2 terbaik untuk setiap negara dari sekitar 36 negara di Asia. Nantinya, studi Mahbubi di sana berjangka selama satu tahun, dan setengah tahun untuk studi praktek.
Selain Mahbubi, Abdussalam, rekan seangkatan Mahbubi, juga menorehkan prestasi yang lumayan di akhir studinya. Abdussalam yang mengambil jurusan ekonomi Islam meraih prestasi sebagai lulusan terbaik Jurusan itu dengan IPK 3,52.(*)