Habiburrahman El Shirazy: Penulis Harus Punya Modal Idealisme
Santri Sidogiri dibikin heboh. Ini karena penulis novel religi mega Best Seller Ayat Ayat Cinta, Habiburrahman El Shirazy hadir ke Pondok Pesantren Sidogiri. Dia datang ke PPS atas undangan Pengurus Pusat Ikatan Santri Sidogiri, sebagai narasumber tunggal dalam seminar penulisan novel yang bertajuk Menggali Inspirasi Bersama El Shirazy pada Kamis (10/02).
Acara yang digelar di Kantor Sekretariat PPS lantai 3 ini dihadiri oleh lebih dari seribu santri PPS dan juga santri dari beberapa pesantren sekitar, seperti Ponpes Darul Lughah Wada’wah Bangil, dan Ponpes Al-Yasini. Sekretaris Umum PPS, HM Masykuri Abdurrahman juga hadir dalam seminar tersebut.
Dalam presentasinya Kak Abik—panggilan akrab Habiburrahman El-Shirazy—banyak mengungkapkan kiat-kiat awal untuk menjadi seorang penulis andal. Dia juga menceritakan bagaimana proses penulisan novel Ayat-Ayat Cinta, “Judul itu saya temukan waktu saya masih kuliah, beberapa tahun sebelum buku itu muncul,” ungkapnya saat menjelaskan asal muasal judul novel itu.
Lebih lanjut penulis yang lagi menyelesaikan trilogi Ketika Cinta Bertasbih ini memberikan penjelasan tentang modal-modal yang harus dimiliki seseorang agar bisa menjadi penulis yang terampil dan best seller, yaitu: niat yang kuat, keberanian untuk menulis, idealisme yang diperjuangkan atau kekuatan jiwa, wawasan dan penguasaan teknik menulis yang baik, dan akhlak mulia. “Biar jadi penulis andal, semua modal itu harus ada,” terangnya. (Iqbal Akkad/BS)